Hubungi Kami

+6231 58289903

Buat janji temu

Kupang Indah VIII No. 49 Surabaya

Buat janji temu

JB Tower, Lt.10 , Jakarta

Tanpa SBU, Perusahaan Ini Gagal Masuk Proyek Bernilai Miliaran

Sumber: legalist.id

Banyak perusahaan merasa sudah siap mengikuti proyek besar karena memiliki tim, pengalaman, dan modal yang cukup. Namun pada praktiknya, banyak dari mereka gagal melangkah lebih jauh hanya karena satu hal mendasar: tidak memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU).

Kasus ini sering terjadi di lapangan. Perusahaan sudah mengincar proyek bernilai miliaran rupiah, bahkan telah lolos tahap awal. Sayangnya, ketika tahap verifikasi administrasi dimulai, ketiadaan SBU langsung menggugurkan peluang tersebut. Semua persiapan pun berakhir sia-sia.

SBU berfungsi sebagai bukti resmi bahwa sebuah perusahaan benar-benar kompeten di bidang usahanya. Melalui SBU, lembaga pemberi proyek dapat menilai kualifikasi, pengalaman, dan kemampuan teknis perusahaan secara objektif.

Tanpa SBU, perusahaan tidak bisa membuktikan kapasitasnya secara legal. Akibatnya, panitia tender tidak memiliki dasar kuat untuk meloloskan perusahaan tersebut. Meskipun perusahaan memiliki portofolio bagus, ketiadaan SBU tetap membuat mereka tersingkir sejak awal.

Selain itu, banyak instansi pemerintah dan perusahaan besar menjadikan SBU sebagai filter utama. Mereka ingin bekerja sama dengan mitra yang telah memenuhi standar resmi, bukan hanya klaim sepihak.

Dampak Nyata Saat Perusahaan Tidak Memiliki SBU

Ketika perusahaan tidak memiliki SBU, dampaknya terasa langsung. Proses tender terhenti. Peluang kerja sama menghilang. Bahkan reputasi perusahaan ikut terdampak karena dianggap belum siap secara legal.

Lebih jauh lagi, perusahaan sering harus menunda ekspansi bisnis. Mereka tidak bisa masuk ke proyek dengan skala lebih besar, sehingga pertumbuhan bisnis berjalan lambat. Dalam jangka panjang, kondisi ini membuat perusahaan kalah bersaing dengan kompetitor yang sudah lebih rapi secara legal.

Ironisnya, banyak perusahaan baru menyadari pentingnya SBU setelah kegagalan terjadi. Padahal, jika perusahaan menyiapkan SBU sejak awal, semua peluang tersebut bisa terbuka lebih lebar.

SBU Bukan Sekadar Dokumen, Tapi Tiket Masuk Proyek

Sebagian pelaku usaha masih menganggap SBU hanya sebagai formalitas. Kenyataannya, SBU berperan sebagai tiket utama untuk masuk ke dunia proyek besar. Tanpa tiket ini, perusahaan tidak akan pernah bisa masuk ke arena persaingan yang sesungguhnya.

Dengan SBU, perusahaan memiliki posisi tawar yang lebih kuat. Mereka bisa mengikuti tender resmi, menjalin kerja sama strategis, dan memperluas jaringan bisnis. Selain itu, SBU juga membantu perusahaan membangun kepercayaan di mata klien dan mitra.

Karena itu, perusahaan yang serius ingin berkembang tidak boleh menunda pengurusan SBU. Semakin cepat perusahaan menyiapkannya, semakin besar peluang yang bisa diraih.

Persiapan Legal yang Tepat Menentukan Masa Depan Bisnis

Bisnis yang ingin tumbuh harus memiliki fondasi legal yang kuat. SBU menjadi bagian penting dari fondasi tersebut, terutama bagi perusahaan yang bergerak di sektor jasa dan proyek.

Dengan legalitas yang lengkap, perusahaan bisa fokus pada peningkatan kualitas layanan dan pengembangan usaha. Mereka tidak lagi khawatir gagal di tahap administrasi ketika peluang besar datang.

Pada akhirnya, kegagalan masuk proyek miliaran bukan disebabkan oleh kurangnya kemampuan. Sebaliknya, kegagalan itu muncul karena perusahaan belum menyiapkan aspek legal secara matang. Karena itulah, menata legalitas sejak awal bukan pilihan, melainkan kebutuhan bagi perusahaan yang ingin naik kelas.

Author

Frima AKTA

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *